Tulungagung - Tradisi minum secangkir kopi yang dilakukan secara bersama-sama dikalangan masyarakat atau disebut dengan istilah ngopi bareng, biasa dilakukan pada waktu luang atau santai, bisa dalam acara resmi di cafe-cafe perkotaan, nongkrong di kedai kopi wilayah pedesaan maupun di pekarangan/teras rumah sendiri.
Penggemar minum kopi bisa berasal dari semua lapisan masyarakat kaum pria wanita dari usia tua hingga para remaja millenial sangat memungkinkan untuk dimanfaatkan sebagai ajang ramah tamah, silaturahmi dan pendekatan hubungan antara polisi dengan warga masyarakat.
Seperti yang dilakukan Kanitsamapta Polsek Sumbergempol Polres Tulungagung Aiptu Sumarno bersama anggota, menyambangi warga di Kedai Jahe di Pasar Bendilwungu sekaligus memberikan himbauan kamtibmas dan menampung aspirasi masyarakat tentang sitkamtibmas. Selasa (11/01/2022).
Ajang patroli sambil ngopi bareng berinteraksi dan menyampaikan himbauan menyikapi beredarnya informasi hoax atau berita bohong di media sosial hingga keselamatan berlalu lintas, menerima penyampaian imbal balik tentang situasi yang berkembang dari warga yang disambangi.
“Pesan yang dapat disampaikan disini agar kita semua hati-hati bermedia sosial, menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing masing serta tertib berlalu lintas,” Ujar Aiptu Sumarno.
“Berupaya secara bersama-sama menciptakan situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat dan apabila ada hal yang menimbulkan gangguan kamtibmas segera menyampaikan kepada petugas kepolisian, Bhabinkamtibmas atau secara langsung melapor ke Polsek Sumbergempol.” Pungkasnya. [MH 9798].