Jayapura – Dua Awak Pesawat Sam Air dengan Kode penerbangan PK-SMG, yakni Pilot an. M. Farhan Fachri dan Co-Pilot an. Reza Ariestha Ragainaga, Selasa (7/6) sekitar Pukul 16.58 Wit berhasil di evakuasi ke Jayapura.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Pol. Drs Ahmad Mustofa Kamal, SH saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
“Iya benar, tadi sore Pukul 16.58 Wit keduanya sudah berhasil di evakuasi ke Jayapura, dan saat ini sudah berada di mess Pilot di Kompleks BTN Sosial Sentani untuk Istirahat sambil Melakukan lanjutan Pengobatan serta penanganan trauma akibat kejadian penembakan,” ujar Kombes Kamal saat di Konfirmasi Via selular.
Kamal Menambahkan, kondisi Pilot M. Farhan Fachri dilaporkan mengalami luka lecet karena terjatuh saat melarikan diri, sedangkan rekannya, Co-Pilot Reza Ariestha Ragainaga, mengalami lecet pada jari kelingking sebelah kiri.
Kombes Kamal juga menerangkan Kronologis dari Insiden Penembakan Pesawat milik PT. Semuwa Aviasi Mandiri (SAM) Air dengan nomor registrasi PK – SMG penerbangan Wamena – Nduga yang membawa sembako tersebut.
“Kronologis terjadi penembakan yakni sekira pukul 10.50 WIT saat pesawat telah mendarat dan parkir di run way Bandara Kenyam. Saat petugas membuka pintu bagasi dan kedua pilot masih dalam pesawat, tiba-tiba dari arah Alguru (kali kenyam) terdengar bunyi tembakan sebanyak 22 kali ke arah pesawat tepat sasaran pada pilot, yang diduga dilakukan oleh KKB,” kata Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal.
Lanjut, Mendengar tembakan itu, tim gabungan TNI-Polri langsung mendatangi TKP dan mengamankan Pilot M Farhan Fachri dan Ko Polit Reza Ariestha Ragainaga ke Polres Nduga.